BRI Syariah Gandeng Pertamina Untuk Penetrasi Layanan Syariah

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Syariah (BRI Syariah) resmi menjalin kerja sama dengan PT Pertamina di bidang jasa dan layanan produk perbankan syariah. Langkah ini diambil melihat dari potensi bersar dari Pertamina untuk memberikan layanan bank syariah yang bisa dikembangkan lebih lanjut.

Kerja sama ini dimulai dengan melakukan penandatanganan kerja sama antara BRI Syariah dan Pertamina yang bertempat di Hotel Borobudur, Jakarta pada Selasa (13/3).

Penandatanganan kerjasama ini dilakukan oleh Direktur Utama BRI Syariah, Moch. Hadi Santoso yang disaksikan oleh Direktur BRI, R. Sophia Alisza dan Kuswiyoto bersama Direktur Keuangan Pertamina, Arief Budiman,

“Kerjasama ini meliputi berbagai aspek perbankan syariah seperti memberikan pengenalan jasa perbankan syariah bagi karyawan Pertamina, pelayanan penggunaan produk-produk dana funding BRI Syariah seperti deposito, giro dan tabungan. Jasa lainnya yaitu pelayanan pembiayaan melalui produk Employee Benefit Program (EmBP) antara lain dalam bentuk fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR),” tertulis dalam keterangan persnya, Rabu (14/3).

Menurut Hadi, pada kerjasama ini BRI Syariah akan memberikan kemudahan kepada Pertamina yang akan menggunakan layanan jasa dan produk perbankan berdasarkan prinsip syariah, baik untuk pendanaan maupun pembiayaan yang dibutuhkan. Dari mulai informasi maupun pembiayaan hingga pencairan dana akan ditindaklanjuti oleh BRI Syariah.

Hadi menambahkan, Pertamina juga dapat menikmati layanan cash management system, yaitu layanan pengelolaan keuangan yang ditujukan bagi instansi, sehingga dapat melakukan pengelolaan keuangan langsung melalui fasilitas online, yang dapat dilakukan secara efektif dan efisien tanpa perlu memakan waktu yang lama.

BRI Syariah berharap kerjasama yang dilakukan dengan Pertamina ini dapat memberikan nilai tambah baik bagi BRI Syariah maupun Pertamina.

Sumber : https://keuangan.kontan.co.id/news/bri-syariah-gandeng-pertamina-untuk-penetrasi-layanan-syariah